BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

3 Hari Hilang, Nelayan Bungoro Pangkep Ditemukan Meninggal di Perairan Langkadea

banner 120x600
banner 800x150

Pangkep – Seorang nelayan asal Kampung Pasui, Kelurahan Sapanang, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, bernama Rako (55), ditemukan meninggal dunia di perairan Pulau Langkadea, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Selasa (23/9/2025) pagi. Penemuan jenazah Rako mengakhiri pencarian intensif yang dilakukan tim gabungan setelah ia dilaporkan hilang selama tiga hari.

3 Hari Hilang, Nelayan Bungoro Pangkep Ditemukan Meninggal di Perairan  Langkadea - Tribun-timur.com
3 Hari Hilang, Nelayan Bungoro Pangkep Ditemukan Meninggal di Perairan Langkadea

Informasi dari warga menyebutkan, korban terakhir terlihat melaut sendirian pada Sabtu (20/9/2025). Namun hingga malam hari ia tak kunjung kembali ke rumah. Pihak keluarga yang khawatir kemudian melaporkan kejadian tersebut ke aparat setempat dan Basarnas.

Klik Disini

Proses Pencarian

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Makassar, Polairud, aparat TNI-Polri, serta nelayan setempat segera melakukan pencarian di sekitar perairan Bungoro hingga wilayah pulau-pulau di Pangkep. Cuaca yang cukup ekstrem dengan angin kencang sempat menyulitkan upaya pencarian.

Pada Selasa pagi, tim menemukan perahu korban dalam kondisi terapung di sekitar Pulau Langkadea. Tak jauh dari lokasi perahu, jasad Rako berhasil ditemukan. Korban kemudian dievakuasi menuju daratan untuk proses identifikasi dan penyerahan kepada keluarga.

Baca Juga : Pererat Sinergi, DPRD Pangkep Silaturahmi ke PT Semen Tonasa

Dugaan Penyebab

Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya Rako belum dapat dipastikan. Namun, pihak berwenang menduga korban mengalami kelelahan atau kecelakaan saat melaut. Gelombang tinggi dan cuaca yang kurang bersahabat diduga memperbesar risiko yang dialami korban.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut, namun dugaan sementara korban jatuh ke laut dan tidak sempat menyelamatkan diri,” ujar seorang anggota tim SAR.

Duka Mendalam Keluarga

Kabar meninggalnya Rako disambut duka mendalam keluarga dan warga Kampung Pasui. Sebagai nelayan yang dikenal ulet dan ramah, kepergian Rako meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi lingkungan sekitarnya. Pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada tim SAR dan seluruh pihak yang telah berupaya mencari hingga akhirnya korban ditemukan.

Imbauan untuk Nelayan

Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan saat melaut. Aparat terkait mengimbau para nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, membawa perlengkapan keselamatan seperti pelampung, serta melaut secara berkelompok agar meminimalisir risiko kecelakaan.

Dengan ditemukannya Rako, pencarian resmi dinyatakan selesai. Meski begitu, duka mendalam masih menyelimuti keluarga dan masyarakat Bungoro atas kehilangan sosok nelayan tangguh tersebut.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *