BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Bupati Pangkep Akan Perbaiki Peralatan Ambulans Laut Usai 11 Hari Hilang Kontak dan Terombang-ambing

banner 120x600
banner 800x150

Pangkep – Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), M. Yusran Lalogau, menyampaikan komitmennya untuk segera memperbaiki dan melengkapi fasilitas seluruh kapal ambulans laut milik pemerintah daerah.

Langkah ini diambil menyusul insiden mengkhawatirkan yang menimpa salah satu armada ambulans laut yang sempat hilang kontak selama 11 hari dan terombang-ambing di perairan.

Klik Disini
Kisah Haru Awak Kapal Ambulans Laut di Pangkep, Selamat Usai  Terombang-ambing di Laut
Bupati Pangkep Akan Perbaiki Peralatan Ambulans Laut Usai 11 Hari Hilang Kontak dan Terombang-ambing

Evaluasi Menyeluruh Fasilitas Ambulans Laut

Bupati Yusran menegaskan bahwa kejadian tersebut menjadi pelajaran penting bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan standar keamanan dan kesiapan sarana transportasi kesehatan, khususnya bagi wilayah kepulauan.

“Ambulans laut adalah layanan vital bagi masyarakat di pulau-pulau terpencil. Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi kapal dan kelengkapan peralatannya, agar tidak ada lagi kejadian yang membahayakan petugas maupun pasien,” ujar Yusran dalam keterangannya, Sabtu (25/10/2025).

Ia menambahkan, Pemkab Pangkep akan mengalokasikan anggaran khusus untuk perawatan mesin, sistem navigasi, alat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan seperti pelampung dan sinyal darurat.

Baca Juga : Hilang 12 Hari di Selat Makassar, Kapal Ambulans Laut Ditemukan Selamat di Perairan Jatim

Kronologi Kapal Hilang Kontak

Insiden tersebut terjadi ketika salah satu kapal ambulans laut yang membawa pasien rujukan menuju rumah sakit di daratan mengalami kerusakan mesin dan kehilangan kontak selama 11 hari. Kapal dan awaknya akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah terombang-ambing di tengah laut akibat cuaca buruk dan gangguan teknis pada sistem komunikasi.

Peristiwa ini sontak menjadi perhatian publik, mengingat ambulans laut merupakan sarana penting bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang bergantung pada transportasi laut untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Komitmen Pemkab Pangkep Tingkatkan Layanan Kesehatan Laut

Menanggapi kejadian itu, Bupati Yusran menegaskan pentingnya pengawasan rutin dan pemeliharaan berkala terhadap setiap armada. Ia juga meminta Dinas Kesehatan dan Dinas Perhubungan untuk bekerja sama dalam memastikan kesiapan operasional kapal sebelum digunakan.

“Kita tidak boleh menunggu sampai terjadi insiden baru bertindak. Keselamatan pasien dan tenaga medis harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Selain perbaikan fasilitas, pemerintah daerah juga berencana mengadakan pelatihan keselamatan dan navigasi laut bagi petugas kesehatan yang bertugas di kapal ambulans.

Dengan langkah-langkah tersebut, Pemkab Pangkep berharap kejadian serupa tidak terulang, dan layanan ambulans laut dapat berjalan lebih aman, cepat, serta andal dalam melayani masyarakat kepulauan.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *