BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

Hilang Kontak di Perairan Makassar, Kapal Ambulans Ditemukan di Selat Madura

banner 120x600
banner 800x150

Pangkep — Kapal ambulans yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak di perairan Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Selat Makassar, Sulawesi Selatan, akhirnya ditemukan. Kapal yang membawa tiga penumpang tersebut ditemukan di Perairan Sapeken Puang, wilayah Selat Madura, setelah sempat tidak terpantau selama beberapa hari.

Kapal Ambulans Hilang Kontak di Selat Makassar, Basarnas Cari 3 Mekanik Kapal di 20 Titik Pulau Kecil
Hilang Kontak di Perairan Makassar, Kapal Ambulans Ditemukan di Selat Madura

Ditemukan dalam Kondisi Aman

Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Basarnas Makassar, Andi Sultan, membenarkan informasi penemuan kapal tersebut.

Klik Disini

“Iya, sudah ditemukan. Tadi saya sudah konfirmasi ke keluarganya (awak kapal) dan membenarkan bahwa kapal telah ditemukan di Perairan Sapeken Puang, Selat Madura,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).

Meski belum dijelaskan secara rinci kondisi kapal dan para penumpang, laporan awal menyebutkan bahwa seluruh awak kapal dalam keadaan selamat. Tim Basarnas bersama pihak keluarga kini tengah berkoordinasi untuk memastikan proses pemulangan kapal dan kru ke Sulawesi Selatan.


Kronologi Hilang Kontak

Kapal ambulans tersebut dilaporkan hilang kontak pada awal pekan ini saat melakukan pelayaran dari arah Pangkajene Kepulauan menuju wilayah pesisir di Sulawesi Selatan. Dalam perjalanan, komunikasi kapal dengan pihak darat tiba-tiba terputus di sekitar perairan Selat Makassar.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian intensif selama beberapa hari dengan menyisir rute pelayaran kapal dan wilayah perairan yang diduga menjadi lokasi terakhir sinyal kapal terdeteksi. Pencarian melibatkan unsur Basarnas, TNI AL, Polairud, dan nelayan lokal.

Baca Juga : Tim SAR Setop Pencarian 3 Nelayan Makassar Hilang di Perairan Takalar


Masih Diselidiki Penyebabnya

Hingga kini, penyebab kapal ambulans tersebut bisa terdampar hingga Selat Madura masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, kapal mengalami gangguan teknis pada sistem navigasi dan mesin, sehingga terbawa arus laut yang kuat ke arah timur laut.

Basarnas Makassar menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan pihak-pihak yang turut membantu memberikan informasi selama proses pencarian berlangsung.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak, termasuk nelayan dan keluarga korban, yang terus berkoordinasi dan memberikan laporan perkembangan hingga kapal berhasil ditemukan,” tambah Andi Sultan.


Evaluasi dan Penguatan Sistem Keselamatan

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya penguatan sistem komunikasi dan keselamatan pelayaran, khususnya bagi kapal-kapal pelayanan publik seperti ambulans laut. Pemerintah daerah bersama Basarnas berencana melakukan evaluasi terhadap standar operasional kapal ambulans, termasuk pengecekan rutin peralatan navigasi dan pelampung keselamatan.

Dengan ditemukannya kapal ambulans beserta awaknya, pencarian resmi dinyatakan selesai. Namun, proses pemulangan dan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi kapal masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *