Pangkep – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) resmi dimulai pada Rabu (8/10/2025), ditandai dengan upacara pembukaan di Desa Tamarupa, Kecamatan Mandalle. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat desa yang selama ini menantikan peningkatan akses dan kesejahteraan melalui pembangunan terpadu.

TMMD kali ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti pembukaan dan perbaikan jalan desa, tetapi juga menghadirkan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti pelayanan kesehatan, penyuluhan, serta penyaluran bantuan sosial.
Bukti Nyata Pengabdian TNI
Komandan Kodim 1421/Pangkep, Letkol Inf M. Rizal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan. “Kami tidak hanya datang untuk membangun infrastruktur, tetapi juga ingin meninggalkan semangat kebersamaan dan kemandirian bagi masyarakat Tamarupa,” ujarnya.
Prajurit TNI yang diterjunkan ke lapangan tidak hanya bekerja membangun jalan dan fasilitas umum, tetapi juga terlibat dalam kegiatan sosial seperti pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan pertanian, dan edukasi bela negara bagi pelajar.
Baca Juga : Kasus Menu MBG Berulat di Pangkep: Terungkap Dapur Tumampua Belum Kantongi Sertifikat Higiene
Masyarakat Sambut Antusias
Kehadiran TMMD disambut antusias oleh warga Tamarupa. Selama ini, akses jalan yang rusak dan terbatas menjadi kendala utama dalam distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi. Dengan adanya pembangunan jalan baru, masyarakat berharap roda perekonomian bisa bergerak lebih cepat.
“Selama ini kami kesulitan membawa hasil kebun ke pasar karena jalan rusak. Kalau TMMD ini selesai, pasti akan sangat membantu kami,” kata salah satu warga setempat dengan penuh harap.
Sinergi untuk Kemajuan Desa
Bupati Pangkep yang hadir dalam acara pembukaan mengapresiasi peran TNI dalam mendorong pembangunan di daerah terpencil. Ia menyebut program TMMD sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang berorientasi pada pemerataan kesejahteraan.
“TMMD tidak hanya membangun fisik, tapi juga membangun semangat gotong royong dan kepedulian antarwarga. Ini adalah model pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati.
Harapan Baru dari Tamarupa
Bagi warga Tamarupa, TMMD bukan sekadar program pembangunan tahunan, melainkan harapan baru untuk memperbaiki kualitas hidup. Dengan dukungan lintas sektor, mereka optimistis desa yang selama ini tertinggal bisa berkembang lebih maju dan mandiri.
“Setelah TMMD ini, kami berharap desa kami tidak lagi terisolasi dan bisa menjadi contoh bagi wilayah lain,” tutup salah satu tokoh masyarakat.

















